Tampilkan postingan dengan label Coretan Kecil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan Kecil. Tampilkan semua postingan
Rabu, 16 Agustus 2017
Kamis, 11 Juni 2015
Keutamaan Al-Qur'an
Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda:
1. "Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia," lalu para sahabat bertanya, "Siapa mereka itu ya Rasulullah?" Beliau menjawab," yaitu Ahlul Qur'an. Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah." (HR. Ahmad, An-Nasai, Ibnu Majah, Ad-Darimi, dan Al-Hakim)
2. "Sesungguhnya Allah akan meninggikan (kududukan) beberapa kaum dengan AL-Qur'an dan akan merendahkan (kedudukan) kaum yang lain dengan Al-Qur'an." (HR. Muslim)
3. "Bacalah Al-Qur'an karena Allah tidak akan menyiksa hati yang berisi (hafal) Al-Qur'an, dan sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah hidangan Allah. Barangsiapa masuk padanya maka ia akan aman dan barangsiapa mencintai Al-Qur'an, maka bergembiralah." (HR. Ad-Darimi)
Ketika Al-Qur'an sulit untuk dihafal, itu kemungkinan ada 2 sebab:
1. Karena banyaknya dosa kita. Maka cobalah untuk memaafkan diri sendiri serta perbanyak istighfar kepada Alah--Rabb semesta alam.
2. Mungkin memang Allah berkehendak demikian. Yang jika sekiranya Dia memudahkan kita untuk menghafal kitab-Nya, setelah itu malah kita mulai malas dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an. Jadi Dia menahan hafalan kita agar kita tidak pernah lupa dengan Al-Qur'an.
#KeepKhusnudzon :)
Puisi Akrostik Al-Qur'an
Oleh: Burhan Al-Faruq
Adalah rahmat bagi alam semesta
Lurus menuntun manusia menuju surga
Qowwam dari adzab neraka
Untuk hamba yang menjaganya
Roh Qudus; sang perantara
Al-Qur'an kitab mulia
Nyata mengairi dunia
Subang, 04 Juni 2015
1. "Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia," lalu para sahabat bertanya, "Siapa mereka itu ya Rasulullah?" Beliau menjawab," yaitu Ahlul Qur'an. Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah." (HR. Ahmad, An-Nasai, Ibnu Majah, Ad-Darimi, dan Al-Hakim)
2. "Sesungguhnya Allah akan meninggikan (kududukan) beberapa kaum dengan AL-Qur'an dan akan merendahkan (kedudukan) kaum yang lain dengan Al-Qur'an." (HR. Muslim)
3. "Bacalah Al-Qur'an karena Allah tidak akan menyiksa hati yang berisi (hafal) Al-Qur'an, dan sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah hidangan Allah. Barangsiapa masuk padanya maka ia akan aman dan barangsiapa mencintai Al-Qur'an, maka bergembiralah." (HR. Ad-Darimi)
Ketika Al-Qur'an sulit untuk dihafal, itu kemungkinan ada 2 sebab:
1. Karena banyaknya dosa kita. Maka cobalah untuk memaafkan diri sendiri serta perbanyak istighfar kepada Alah--Rabb semesta alam.
2. Mungkin memang Allah berkehendak demikian. Yang jika sekiranya Dia memudahkan kita untuk menghafal kitab-Nya, setelah itu malah kita mulai malas dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an. Jadi Dia menahan hafalan kita agar kita tidak pernah lupa dengan Al-Qur'an.
#KeepKhusnudzon :)
Puisi Akrostik Al-Qur'an
Oleh: Burhan Al-Faruq
Adalah rahmat bagi alam semesta
Lurus menuntun manusia menuju surga
Qowwam dari adzab neraka
Untuk hamba yang menjaganya
Roh Qudus; sang perantara
Al-Qur'an kitab mulia
Nyata mengairi dunia
Subang, 04 Juni 2015
Rabu, 12 Februari 2014
Bahaya FLUORIDE dan ASPARTAME
Untuk Kalian Para Penuntut Ilmu
“Barangsiapa yang berjalan menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga. Sesungguhnya Malaikat akan meletakkan sayapnya untuk orang yang menuntut ilmu karena ridha dengan apa yang mereka lakukan. Dan sesungguhnya seorang yang mengajarkan kebaikan akan dimohonkan ampun oleh makhluk yang ada di langit maupun di bumi hingga ikan yang berada di air.
Sesungguhnya keutamaan orang ‘alim atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris para Nabi. Dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar tidak juga dirham, yang mereka wariskan hanyalah ilmu. Dan barangsiapa yang mengambil ilmu itu, maka sungguh, ia telah mendapatkan bagian yang paling banyak.”
Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (V/196), Abu Dawud (no. 3641), at-Tirmidzi (no. 2682), Ibnu Majah (no. 223), dan Ibnu Hibban (no. 80 al-Mawaarid), lafazh ini milik Ahmad, dari Shahabat Abu Darda’ radhiyallaahu‘anhu.
Langganan:
Postingan (Atom)